skip to main |
skip to sidebar
Setelah sarapan pagi kita menuju receptionist utk menyelesaikan pembayaran hotel. Setelah itu kita lanjutkan perjalanan menuju kota Beaune yang terletak di departemen Cote d'ore - Burgund (Bourgogene). Jarak dari kota Trier ke kota Beaune kira² sejauh 415 km.

Mengenai kota Beaune , anda bisa mengklik nama kota itu atau cari di google aza yah. Perjalanan dari Trier menuju Beaune melalui negara Luxemburg baru kemudian masuk ke negara Perancis dan alhamdulilah cukup lancar. Seperti diketahui, jalan tol di Perancis tidak terlalu bikin stress karena kecepatan maximal hanya 130 km, tidak seperti di negara Jerman yang tidak mempunyai batas kecepatan. Ah ya, pengguna jalan tol di Perancis harus bayar, besarnya tergantung jarak yang ditempuh.

Hotel yang kita tempati sangat cantik, sebuah villa yang ditata dgn sangat apik yg bernama hotel La Villa Fleurie. Demikian juga dengan kamar tidur, suasananya seperti dirumah sendiri. Ruang baca serta ruang makannya juga manis. Setelah check-in, seperti biasa kita istirahat sebentar untuk menyegarkan badan. Setelah itu kita cabut ke arah down-town yg letaknya tidak jauh dari hotel, dapat ditempuh dgn berjalan kaki.



Menurut saya secara keseluruhan kota Beaune ini kota yg menarik, banyak bangunan² antik yg masih terawat dgn baik. Demikian juga dgn taman² kotanya, dipenuhi dgn berbagai macam bunga serta rumput yg terawat bagus. Selain itu kota ini tidak pelit dgn bangku taman, modelnyapun bagus. Krn kebetulan waktu itu weekend, di sore hari banyak kel muda membawa anak²nya ke pusat kota atau taman, dimana disitu terdapat komidi putar.

Krn letak kota ini tidak jauh dari kota Dijon, mau tdk mau hampir disetiap toko dijual berbagai jenis moustard (bhs jerman: Senf), mulai dari yg warna cream, merah hingga hijau . Jika mau, para turis dapat mengikuti acara mencicipi moustard ataupun wine. Selain itu hampir disetiap pojokan berdiri toko Wine. Seperti diketahui daerah Bourgogne memang terkenal dgn Wine. Mungkin bagi yang suka masak pernah mendengar resep masakan yg bernama Beef Bourgogne. Nah...menu ini mudah kita dapatkan hampir disetiap restauran di kota ini. Saya dan uwe sempat berpisah krn saya sdh tdk kuat lagi menelusuri setiap pojokan kota dan memilih duduk ditaman sambil melihat anak² kecil naik komidie putar. Sesekali saya tersenyum sambil membalas lambaian jika ada anak² yg melambaikan tangannya kearah saya. Akhirnya setelah makan malam, kita memutuskan utk kembali ke hotel. 

Akhirnya ada goresan lagi di blog ini. So.....acara liburan kita di mulai pada hari Sabtu tanggal 12 Juni 2010. Hari itu cuaca lumayan bersahabat, suhu diluarpun terasa sejuk. Tujuan kita hari itu adalah kota Trier, sebuah kota tua yang terletak di provinsi Rheinland-Pfalz. Jarak dari rumah ke kota Trier kira² sejauh 367 km. Rencananya kita hanya akan menginap semalam disebuah hotel yang letakknya tidak jauh dari pusat kota. Nama hotel ini adalah Stadwaldhotel. Baru saja beberapa puluh kilometer kita pergi, hujan datang silih berganti, mulai dari gerimis hingga lebat.Alhamdulillah....saat memasuki kota Trier ternyata tidak ada hujan sama sekali tetapi awan gelap mulai melintas. Utk mendapatkan tempat parkir didepan hotel agak sulit krn saat itu sedang ada pesta perkawinan, tp rupanya kita beruntung krn ada seseorg yg baru saja selesai dgn acara makan siangnya. Lalu kita check-in dan masuk kamar untuk isitrahat sebentar sambil menyegarkan badan. Harus saya akui bhw service di hotel ini cukup lengkap dan ramah. Mereka memberikan kita peta serta info lainnya termasuk jika kita ingin memakai payung dapat meminjam dari hotel dgn gratis.
Sayang, rupa²nya cuaca kurang bersahabat, rintik hujanpun mulai turun. Kita memutuskan utk istirahat dikamar sambil menonton tv. Tanpa terasa perut ini mulai minta diisi, lalu kita turun menuju resto. Kali ini jam makan malam kita dipercepat.


Porta Nigra

Syukur....setelah makan malam hujan mulai reda, langit terlihat cukup cerah dan kita memutuskan menuju pusat kota Trier. Menurut informasi katanya utk ke pusat kota bisa ditempuh dgn berjalan kaki selama 20 menit.Berhubung hampir semua toko sudah tutup, jadinya kita hanya bisa window shopping saja. Uwe sempat mencoba ice-cream dari sebuah kiosk tetapi akhirnya hanya dimakan sedikit saja krn rasanya kurang enak. Ah...ya, ternyata kiosk ice-cream ini mempunyai 2 cabang lainnya dgn jarak yg berdekatan.
Bangunan tua disekitar pusat kota sangat menarik, masih berdiri megah dan kokoh. Kita sempat mampir sebentar ke sebuah cafe yg bernama Louisiana krn disana terlihat ramai. Rupa²nya diluar bar terdapat tv yg sedang melaporkan pertandingan bola antara kesebelasan Inggris vs USA. Tadinya saya ingin mensupport kesebelasan Inggris tp ternyata supporter USA lebih banyak, dari pada kepala nanti benjol lebih baik saya diam sambil sesekali tersenyum melihat reaksi para penonton di bar. Krn hari mulai gelap, kita memutuskan utk kembali ke hotel.

